Pasaran (Pengajian Bulan Romadhon) Di Pondok Pesantren

Pasaran Ala Pondok Pesantren 

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama bulan Romadhon, umat Islam diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa dari fajar hingga matahari terbenam. Di banyak negara, termasuk Indonesia, bulan Ramadhan juga merupakan saat di mana pondok pesantren memiliki kegiatan khusus yang disebut "pasaran".

Pasaran adalah kegiatan pengajian yang dilaksanakan khusus Dibulan Romadhon. Istilah Pasaran awalnya berasal dari kata "Pasanan" dimana terdapat kata "Pasa" dalam Jawa dikenal dengan Puasa. Dan karena adanya pengucapan tertentu dikalangan pesantren maka istilahnya berubah menjadi Pesantren. Pasaran adalah pengajian khusus di bulan Romadhon Yanga biasanya khusus mengkaji kitab kuning yang dilakukan di pondok pesantren selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini biasanya berlangsung selama 20 hari bahkan dibeberapa pesantren ada juga yang sampai akhir Romadhon satu hari sebelum hari raya Idhul Fitri. Pasaran merupakan istilah yang digunakan di Pondok Pesantren tradisional NU.

Dalam pasaran metode pengajian yang digunakan hanya ada satu yaitu dengan metode Bandongan/Bandungan dimana pengajian ini di isi dengan mengkaji kitab Kuning yang dibaca dan dijelaskan oleh Kiai kemudian santri menyimak dan mengisi makna kitab yang dibacakan oleh Kiai.

Pasaran bukan hanya diikuti oleh santri melainkan masyarakat sekitar, para alumni pondok pesantren bahkan santri dari pondok pesantren lain dari berbagai wilayah. Tradisi pasaran sudah dikenal dari abad ke-18 dan terus dilaksanakan sampai sekarang di semua pondok pesantren NU. 

Pasaran dilaksanakan untuk mengkaji kitab kuning sebagai literatur khas sebagai sumber referensi wajib untuk memperdalam ilmu agama yang dikarang oleh ulama terdahulu dari berbagai fan keilmuan mulai dari fiqih, nahwu shorof, tauhid dan lain-lain.

Pasaran di pondok pesantren memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Di dalam pasaran, suasana sangat khidmat dan penuh kebersamaan. Pasaran merupakan kegiatan yang bermanfaat dan sebagai amal ibadah yang begitu besar pahala yang didapat bagi setiap yang melaksanakannya.

By : Ahmad Labib Albi Without AI

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAISIRUL KHOLAQ "الكبر" TAKABBUR ATAU SOMBONG

TAISIRUL KHOLAQ "النظافة" KEBERSIHAN